June 7, 2011

Kesempurnaan Berujung Kekecewaan

Seorang lelaki yang sangat tampan dan sempurna merasa bahwa Tuhan pasti menciptakan seorang perempuan yang sangat cantik dan sempurna pula untuk jodohnya. Karena itu ia pergi berkeliling untuk mencari jodohnya. 
Kemudian sampailah ia disebuah desa. Ia bertemu dengan seorang petani yang memiliki 3 anak perempuan dan semuanya sangat cantik. Lelaki tersebut menemui bapak petani dan mengatakan bahwa ia ingin menikahi salah satu anaknya tapi bingung mana yang paling sempurna. 
Sang Petani menganjurkan untuk mengencani mereka satu persatu dan si Lelaki setuju. Hari pertama ia pergi berduaan 
dengan anak pertama. Ketika pulang, ia berkata kepada bapak 
Petani,” Anak pertama bapak memiliki satu cacat kecil, yaitu 
jempol kaki kirinya lebih kecil dari jempol kanan.” 
H
ari berikutnya ia pergi dengan anak yang kedua dan ketika pulang 
dia berkata,”Anak kedua bapak juga punya cacat yang 
sebenarnya sangat kecil yaitu agak juling.” 
Akhirnya pergilah ia dengan anak yang ketiga. begitu pulang ia 
dengan gembira mendatangi Petani dan berkata, "inilah yang 
saya cari-cari. Ia benar-benar sempurna.” Lalu menikahlah si Lelaki dengan anak ketiga Petani tersebut. Sembilan bulan kemudian si Istri melahirkan. dengan penuh
kebahagian, si Lelaki menyaksikan kelahiran anak pertamanya. 
Ketika si anak lahir, Ia begitu kaget dan kecewa karena anaknya sangatlah jelek. Ia menemui bapak Petani dan bertanya, "Kenapa 
bisa terjadi seperti ini Pak. Anak bapak cantik dan saya tampan, k
enapa anak saya bisa sejelek itu..?” 
Petani menjawab, "Ia mempunyai satu cacat kecil yang tidak kelihatan. 
Waktu itu Ia sudah hamil duluan.....”


*Kadangkala saat kita mencari kesempurnaan, yang kita dapat kemudian kekecewaan. Tetapi kala kita siap dengan kekurangan, maka segala sesuatunya akan terasa istimewa bahkan sempurna.

By:
Sudarmono, Dr.(2010). Mutiara Kalbu Sebening Embun Pagi, 1001 Kisah Sumber Inspirasi. Yogyakarta: Idea Press. Volume 2. Hal. 380-381

No comments:

Post a Comment