April 24, 2011

Ketika Wanita Mencintai

Hati... adalah bagian dari manusia yang diciptakan Tuhan dengan sangat sensitif. Ketika keadaan sekeliling membuat wanita gelisah, hati pun akan ikut gelisah. Ketika keadaan sekeliling membuat wanita bingung, hati pun ikut merasa bingung. Ketika keadaan sekeliling membuat wanita merasa senang, hati pun ikut bahagia. Ketika wanita dihadapkan pada sebuah dilema, hatinya akan gundah gulana. Terkadang hati dan pikiran / akal sehat tidak dapat berjalan ber-iringan. Ketika wanita mencintai seseorang berarti hatinya sedang berbicara. Tetapi mengapa wanita mencintai seseorang tersebut? Apa yang membuat wanita mencintai seseorang itu? Dibutuhkan akal sehat dan pikiran yang jernih untuk dapat mengerti apa yang dirasakan oleh hati si wanita. Agar dalam mencintai, wanita tidak hanya menggunakan hatinya saja tetapi dapat memberikan alasan-alasan logis mengapa dia mencintai seseorang. 
Saya tidak setuju bila ada adagium berkata; mencintai tidak harus memiliki alasan. Sedikit pelajaran bahasa indonesia yang saya ingat waktu sekolah dulu, bahwa awalan "me"+ kata dasar = kata kerja. Semua kata dasar yang diberi awalan "me" akan menghasilkan sebuah kata kerja aktif. Contohnya: "me" + tabung = menabung, Hampir setiap orang yang saya kenal pernah menabung bahkan hingga saat ini. Apakah yang kita lakukan dengan menabung tersebut tanpa sebuah alasan? Tidak mungkin tanpa alasan. 
Begitu juga dengan mencintai. Tidak mungkin tanpa alasan. Alasan umum yang dialami hampir setiap orang adalah wanita mencintai seseorang karena orang tersebut baik, perhatian, ramah, tampan, berkarisma, dan banyak alasan lainnya. Mencintai seseorang memang hal yang indah dan pasti pernah dirasakan semua orang. Ada baiknya jika ada keseimbangan dalam mencintai, yaitu dicintai. Jika wanita yang mencintai juga dicintai dengan tulus maka hati dan pikiran pun dapat bersatu utuh.     

~Angel~

No comments:

Post a Comment