September 27, 2011

Learn to Give

Salah satu perbuatan terbaik yang pernah dilakukan oleh manusia adalah memberi. Salah satu cara untuk menilai seseorang adalah dengan memperhatikan perkataan/ucapannya. Cara yang lebih baik lagi adalah dengan memperhatikan perbuatannya. Sedangkan cara yan terbaik adalah dengan memperhatikan apa yang telah diberikannya. Ada sebuah pepatah Indian yang mengatakan: "orang yang baik seperti awan-awan, menampung uap air, hanya untuk memberi hujan". Betapa pun baiknya hal-hal yang anda terima dalam hidup anda, tidaklah demikian jika anda menyimpannya untuk diri anda sendiri saja. Sebagian dari berkat itu ditujukan untuk orang-orang lain.

Kisah Para Rasul 20:35 berkata: "Adalah lebih berbahagia memberi dari pada menerima". Ya, dengan memberi kita dapat mengukur seberapa besar kasih kita kepada sesama. Tidak ada yang salah dengan memberi dari kelebihan kita. Terkadang orang yang hidup dengan keadaan yang berlebih tidak tergerak hatinya untuk memberi sesamanya yang kekurangan. Saya menganggapnya itu sebuah gejala sosial. Orang yang dalam keadaan berlebih / lebih mampu jarang atau dapat dikatakan hampir tidak pernah "bersentuhan" dengan orang dari kaum tidak mampu / kekurangan. Bagaimana mereka bisa "bersentuhan" jika tidak ada hal-hal atau jalan yang dapat mempertemukan mereka. Dapat dikatakan mereka tidak saling membutuhkan satu sama lain.

"Jika anda punya berilah, bahkan jika anda berkekurangan sekalipun berilah" (Eleanor Roosevelt). Tidak ada kebahagiaan sesungguhnya saat memiliki atau mendapatkan, tetapi kebahagiaan itu kita rasakan saat memberi. Mulailah dengan memberi sesuatu yang kecil, jika sesuatu yang besar terasa agak berat. Tetapi berilah yang kecil itu dengan penuh sukacita (misalnya dengan senyuman) bukan hanya dengan tangan anda melainkan dengan hati anda. 

God Bless You.

No comments:

Post a Comment